Saya enggak mau selamanya kerja jadi karyawan. Berangkat pagi, pulang sore. Ngantor dari hari senin hingga sabtu. Belum lagi harus lembur di rumah jika ada tambahan kerjaan.

Memang kenyataannya banyak orang nganggur dan butuh kerjaan. Di sisi lain juga banyak yang sudah bekerja, tapi merasa enggak nyaman. Penginnya segera pensiun dini.

Namun, ketika kita sudah menemukan passion, segala kemungkinan bisa terjadi.
Jika passion itu muncul dalam bidang pekerjaan yang sedang kita geluti saat ini, itu enggak begitu menimbulkan masalah. Kita cukup mengaktualisasikan diri melalui tugas-tugas sebagaimana yang menjadi tanggung jawab kita di kantor.

Akan menjadi masalah ketika ternyata passion kita ada di luar bidang pekerjaan yang selama ini kita geluti. Kadang menimbulkan dilemma yang memaksa kita untuk resign dari pekerjaan atau memupus harapan untuk tetap bekerja sebagai karyawan meskipun dalam hati ada gejolak yang tak enak.

Sebenarnya ketika kita berada di kedua situasi tersebut sangat membutuhkan jaminan pensiun sebagai solusi. Minimal sebagai bekal kelak ketika kita sudah enggak produktif lagi.

Sumber: pixabay

Alasan Pensiun

Saya sendiri sedang merencanakan pensiun untuk beberapa tahun ke depan. Maksimal umur 40 tahun saya harus sudah punya kesibukan di luar sebagai karyawan.

Dalam posisi ini saya mencoba prioritaskan usaha pribadi sebagai aktivitas utama dalam memenuhi kebutuhan hidup. Sedangkan status karyawan hanya sebagai sampingan saja. Ya, minimal buat hiasan KTP.

Saya sepenuhnya sadar bahwa ini enggak mudah. Artinya mulai sekarang harus sedah berbenah. Mulai dari membangun pondasi usaha, menabung untuk keluarga, dan tentu saja mulai menyiapkan program asuransi untuk jaminan pensiun.

Pelan-pelan hal itu mulai saya siapkan. Harapannya 4-5 tahun lagi sudah enggak akan pusing ketika harus melepas status karyawan.

Memilih Program Asuransi

Seperti yang sering saya dengar dari teman-teman bahwa, menentukan perusahaan asuransi yang tepat adalah kuncinya. Karena ada beberapa pengalaman yang berkaitan dengan kekecewaan terkait program asuransi.

Oleh karena itu, saya pun berhati-hati untuk memilih perusahaan asuransi. Betul-betul mencari informasi sedetail-detailnya sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan pilihan.

Dari berbagai referensi yang saya baca, ada salah satu perusahaan asuransi yang menarik perhatian saya. Dialah perusahaan Sequis Life yang telah memiliki pengalaman lebih dari 35 tahun di industry asuransi.

Perusahaan Sequis Life memiliki komitmen yang besar untuk menjadi pemimpin pasar di industry asuransi jiwa dan kesehatan. Arahnya jelas untuk menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia yang semakin hari semakin beragam.

Produk Dana Pensiun Sequis Life

Salah satu produk yang menarik perhatian saya dari perusahaan ini adalah Asuransi Retirement Life Plan. Sebuah produk yang didesain khusus untuk kita yang merencanakan dana pensiun sesuai dengan plan yang kita inginkan.

Ada beberapa keunggulan produk asuransi Retirement Life Plan, antara lain:

  1. Uang Pertanggungan (UP) akan dibayarkan jika Tertanggung meninggal dunia sebelum usia pensiun atau sesudah usia pensiun (berdasarkan plan yang dipilih).
  2. Death Terminal Bonus akan dibayarkan sampai dengan 100% UP (sesuai dengan tabel perhitungan Tahun Polis pada saat kejadian meninggal dunia).
  3. Manfaat pensiun 100% dari UP akan dibayarkan apabila Tertanggung bertahan hidup pada usia akhir tahun Polis (berdasarkan plan yang diambil).
  4. Manfaat Jatuh Tempo akan dibayarkan yaitu 100% dari UP apabila Tertanggung mencapai usia 100 tahun ditambah Maturity Terminal Bonus hingga 100% dari UP.
  5. Dapat dikombinasikan dengan asuransi tambahan (Rider), seperti: Accident Rider Short, Accident Rider Long, Accident Death & Disablement Rider, Accident Death & Disablement Rider Long, dan lain sebagainya.
  6. Memiliki fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh nasabah, seperti: nilai tunai, pinjaman polis otomatis, polis bebas premi, uang pertanggungan berkurang, dan lain sebagainya.

Bagaimana dengan syarat dan ketentuannya?

Sumber: sequis.co.id

Nah, sekarang saya enggak perlu khawatir lagi. Mengenai dana pensiun, tentu saja apa yang ditawarkan perusahaan Sequis Life sudah lebih dari cukup.

Bagaimana dengan kalian? Sudah menyiapkan apa saja untuk masa pensiun?