ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00-IDBLANTER.COM
ZDIRY-TUFWT-EBONM-EYJ00
BLANTERWISDOM105

Tips Mudik Lebaran Paling Aman dan Asyik, Pake Banget Deh

10 May 2019

Mencengangkan, tercatat ada 657 orang korban meninggal akibat kecelakaan saat mudik lebaran tahun 2015. Sedangkan angka tahun 2014 lebih tinggi lagi, tercatat 714 orang korban meninggal dunia. Sedangkan korban luka mencapai angka 5.000 an orang.  (sumber: kompas.com). 

Lalu bagaimana dengan tahun 2019? Akankah angka ini mengalami peningkatan atau justru menurun?

Tentunya angka kecelakaan diatas menjadi hal yang tidak bisa diremehkan. Karena angka tersebut tercatat dari H-7 sampai H+7 lebaran. Perlu kita pikirkan bersama agar angka tersebut tidak semakin tinggi. Bahkan sebisa mungkin tidak ada korban jiwa yang meninggal karena kecelakaan saat mudik lebaran.

Alangkah sedihnya jika niatan berlebaran bersama keluarga pupus. Kabar gembira yang telah dijanjikan sebelumnya, menjadi kabar duka. Segala kemungkinan bisa terjadi. Termasuk kemungkinan terburuk, meninggal dalam perjalanan mudik lebaran.
Sumber: pixabay.com


Untuk menghindari kemungkinan terburuk tersebut, perlu ada kesadaran dan upaya khususnya diri kita sendiri dan juga pemerintah. Fokus pemerintah adalah memperbaiki fasilitas transportasi dan bantuan teknis di jalur mudik. Sedangkan tugas diri kita sebagai pemudik adalah dengan bijak menggunakan fasilitas transportasi.

Berikut tips mudik lebaran yang bisa di coba siapapun yang berencana akan pulang kampung. Syaratnya cuma satu, pastikan kamu punya kampung halaman. Langsung saja, simak tips berikut:

1. Berdo'a Selalu


Ini yang utama. Jangan sampai putus meminta pertolongan pada Yang Maha Pengasih. Satu-satunya yang bisa menjamin tercapainya harapan dan impian hanya Dia. Yang mewujudkan harapan berlebaran bersama keluarga.

2. Jaga Kondisi Tubuh


Hal terpenting yang harus dilakukan oleh pemudik adalah menjaga kondisi tubuh. Karena menurut informasi,  penyebab tertinggi kecelakaan di jalan adalah kelelahan. Paling sering disebabkan karena pengemudi mengantuk, kurang sehat, dan jarak tempuh yang jauh.

Jangan memaksakan diri untuk berkendara jika kondisi tubuh tidak fit. Segera istirahat di pos atau rest area jika mulai merasa ngantuk. Fokus saja konsentrasi dalam mengendarai kendaraan. Atau bawa partner yang memungkinkan untuk bergantian dalam mengemudi.

3. Pastikan Kondisi Kendaraan


Ini poin penting. Sekelas Valentino Rossi saja jika kondisi kendaraan bermasalah bisa kecelakaan di jalan. Apalagi sekelas kita yang bukan apa - apa. Jadi sebelum hari keberangkatan periksakan kondisi kendaraan. Kalau perlu full servis sekalian. Kondisi mesin, oli, dan rem harus benar-benar baik.

4. Barang Bawaan Secukupnya


Ingat, kita mau mudik, bukan mau pindah rumah. Bawa barang-barang seperlunya saja. Sesuaikan dengan kapasitas tunggangan yang kita gunakan. Kalau mau bawa barang banyak, ya mudiklah dengan tunggangan truck atau tronton. So, bisa muat banyak.

Barang bawaan yang terlalu berat bisa mempengaruhi laju kendaraan yang kita tunggangi. Pastikan bobot total tidak melebihi batas maksimal kapasitas muatan kendaraan. Termasuk bobot total berat badan pengendara lho, ya? Atau setidaknya pastikan ada ruang buat pengendara ketika menghandel tunggangannya. Repot juga kan kalau barang bawaan ringan tapi banyak, sampai kita sendiri gak kebagian tempat duduk di atas kendaraan yang kita kendarai.

Pastinya kalau barang bawaan kita gak wajar juga bisa mengganggu pengendara lain. Bayangin saja kalau kita lihat orang mudik boncengin lemari sama kasur. Tentu sebagai sesama pemudik kan jadi gak konsen. Atau pandangan kita ke depan terhalang barang bawaan orang tadi itu. Gak asikkan jadinya? Kecuali kalu orang tersebut bawa cewek cakep yang aduhai, ihiiirrrr...

5. Jangan Abaikan Aturan dan Rambu-Rambu Lalu Lintas


Kabarnya, 57% kecelakaan melibatkan korban yang tidak memiliki SIM dan tidak paham rambu-rambu lalu lintas. SIM yang dimaksud disini Surat Ijin Mengemudi lho, ya? Bukan surat ijin menjomblo atau yang lainnya.

Pastikan surat-surat kendaraan lengkap, SIM aman, dan pelajari aturan serta rambu-rambu lalu lintas. Karena nantinya kita akan menggunakan jalan milik pemerintah, bukan milik bapak kita. Jadi kita gak bisa seenaknya udel kita sendiri. Andaikan kita selamat meskipun gak taat aturan, ingatlah orang lain yang pastinya sangat terganggu dengan ulah kita yang tak tahu aturan.

6. Pilih Jalan Terbaik


Ini kaitannya dengan infrastruktur. Hindari jalan berlubang, bergelombang dan berkubang. Kalau terpaksanya lewat medan jalan yang begitu, ya harus berhati-hati. Jangan asal terjang yang penting jadi yang terdepan. Kita bukan sedang balapan, you know?

Ada baiknya sebelum berangkat kita cari informasi tentang jalur mudik yang akan kita lewati. Bagaimana kondisi jalan disana, adakah proyek pembangunan, cukupkah lampu-lampu penerangan, dan tentu saja di mana saja titik-titik posko mudik yang disediakan untuk umum. Dengan mengetahui informasi diatas, kita bisa merencanakan dan menyiapkan perjalanan kita.

Oke, demikianlah tips mudik lebaran dari saya. Semoga bermanfaat. Titip salam buat keluarga kalian di rumah. Saya pun sebenarnya ingin ikutan mudik ke rumah orang tua saya. Tapi sepertinya tahun ini belum bisa karena sesuatu hal. Ah, semoga Allah masih memberi kesempatan untukku berkumpul dengan keluarga. Aamiin.

Selamat mudik lebaran dan hati-hati di jalan.

Share This :
Seno Ns

Menulis itu refreshing

0 blogger-disqus

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Silakan tinggalkan komentar dan share artikelnya. Jabat erat.