Tak Bisa Pindah ke Lain Xiaomi

Sumber gambar: jatimtech.com

Tak Bisa Pindah Ke Selain Xiaomi - Ah, lebay banget judulnya. Emang apa hebatnya xiaomi? Gak berlebihan jika saya katakan xiaomi adalah android pilihan pertama saya dalam urusan komunikasi, blogging, dan menuangkan keresahan dalam bentuk catatan digital. Kenyataannya begitu.

Hampir 3 tahun sejak saya beli android merk Xiaomi HM Note 1S CU, 80% artikel yang saya tulis di blog, buku antologi, dan media sosial lahir dari android buatan China tersebut. Selama itu hampir tidak ada keluhan serius mengenai performa handphone. Bahkan kebiasaan menulis di handphone xiaomi membuat mood saya sedikit manja ketika menghadap laptop untuk menulis. Serius. Seringkali otak ini bebal mengirimkan rangkaian kalimat untuk kutulis.

Spesifikasi xiaomi redmi 4a
Petaka terjadi saat xiaomi kesayangan saya dan satu-satunya itu bermasalah. Tak bisa masuk ke homescreen, gagal akses ke file-file yang tersimpan didalamnya. Sudah coba lempar ke tukang servis, tapi sebulan belum juga rampung. Sebulan itu pula saya bersabar nerimo bergantian memakai satu handphone milik istri saya. 

Akhirnya setelah dapat rejeki, saya putuskan beli handphone baru. Mungkin saya butuh handphone yang specsnya memadai untuk menemani ngeblog dan nulis-nulis. Namun, kendalanya budget belanja saya maksimal hanya 1,5 juta. 

Tentu yang terpikir di otak saya adalah handphone produk low end buatan lokal atau china. Samsung, Oppo, Sonny, otomatis tereliminasi dari daftar buruan. Pilihan saya jatuh pada xiaomi dan lenovo sebagai alternatif.

Dan kembali saya berjodoh dengan handphone xiaomi. Kali ini tipe Redmi 4A sebagai pengganti HM Note 1S CU yang sekarat. Meskipun layar Redmi 4A tak sebesar HM Note 1S CU, tapi dari segi kapasitas RAM miliknya lebih besar. Dari segi kecepatan, dia lebih unggul.

Penampakan papan ketik WPS Office pada redmi 4a
Untuk menguji kenyamanan genggaman saat mengetik, Redmi 4A saya pakai untuk menulis artikel ini. Dengan menggunakan aplikasi WPS Office dan keybord dari Google, artikel ini saya ketik. Hasilnya lumayan. Saya kira awalnya saya akan kesulitan dengan ukuran layar yang lebih sempit, tapi ternyata tidak jadi hambatan yang berarti. Saya tetap menemukan kenyamanan mengetik menggunakan Redmi 4A.

Sebenarnya masih banyak kelebihan-kelebihan lain dari Redmi 4A. Saya hanya butuh sedikit riset lagi untuk memastikannya. Namun, sejauh ini saya sudah jatuh hati pada xiaomi. Jadi tak bisa pindah ke selain xiaomi. Hahaha...

Yang jelas jadi semakin semangat ngeblog dan menulis. Tugas selanjutnya adalah mengembalikan mood menulis yang sempat tidur agak lama. Terus memperbaiki diri hingga pada suatu saat karya-karya terbaik saya yang akan mengatakan kepada dunia tentang siapa diri saya. Bukan produk handphone apa yang menjadi sarana saya melahirkan karya.

Previous
Next Post »

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Saya harap tidak meninggalkan komentar yang memicu konflik dan mengandung URL aktif. Jabat erat. ConversionConversion EmoticonEmoticon