[Road To Papua] Cara Packing Obat dan BHP Khitan Massal 2000 Anak

Sumber Gambar: dokumentasi tim khitan center RSNH

Target khitan massal 2000 anak telah ditetapkan. Jumlah tim yang berangkat ke Papua ada 21 orang yang dibagi dalam 4 Tim. Masing-masing tim akan di sebar ke 4 titik lokasi utama di Papua. Kurang lebih setiap titik akan mengkhitan 500 anak. Meskipun menurut laporan sementara ada satu titik lokasi yang kemungkinan besar mendapatkan 700 anak.

Seluruh tim akan berangkat dari Jogja tanggal 30 Agustus. Melalui maskapai penerbangan ke Papua dengan jalur yang berbeda-beda. Diperkirakan tim akan sampai di Papua pada tanggal 31 Agustus dan langsung melaksakan kegiatan khitan massal. Mengingat jadwal penerbangan yang mengharuskan semua Tim kembali ke Jogja tanggal 5 September. Artinya, khitan massal 2000 anak di Papua harus diselesaikan dalam waktu 3 hari oleh 21 orang tim medis dari RS Nur Hidayah. Karena perlu waktu 2 hari untuk perjalanan pulang pergi Joga-Papua.

Untuk mengefisienkan waktu, maka perlu dilakukan packing obat dan BHP sebelum jadwal keberangkatan. Tentu saja dengan membagi menjadi 4 kelompok sesuai lokasi tujuan masing-masing Tim.

Sebelum dibagi ke dalam 4 kelompok, semua obat, BHP dan perlengkapan di packing terlebih dahulu. Agar mudah dalam pendistribusiannya, obat di packing dalam plastik klip untuk perorang. Artinya dalam satu paket plastik ada obat antibiotik, anti nyeri, dan salf dalam jumlah dan dosis yang ditentukan. Ibaratnya ketika nanti sampai di lokasi, petugas tidak repot lagi menyiapkan obat sebelum dibagikan. Setelah dikhitan obat bisa langsung dibagi, karena sudah di pack dan diberi etiket.

Untuk BHP, seperti kassa, duk steril, lidocain, dll dipacking berdasarkan perkiraan kebutuhan tiap titik lokasi. Kassa sudah dalam bentuk lipatan. Duk lobang dibuatkan dari daur ulang bungkus handscoon steril yang disterilkan, hipavic sudah dipotong-potong, dan lain sebagainya.

Untuk kebutuhan alkohol disiapkan oleh panitia lokal. Karena terkendala aturan maskapai yang melarang semua penumpang membawa benda cair seperti alkohol.

Setelah dilakukan packing obat dan BHP, akan ada peninjauan dari Dinas Kesehatan setempat untuk memeriksa legalitas ijin perjalanan. Sampai saat ini Tim Khitan Center RSNH masih merampungkan tahap packing obat dan BHP.

Nah, begitulah cara packing obat dan BHP khitan massal 2000 anak yang dilakukan oleh Tim Khitan Center RSNH. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan membawa manfaat bagi kita semua. (ESN)

Previous
Next Post »

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Saya harap tidak meninggalkan komentar yang memicu konflik dan mengandung URL aktif. Jabat erat. ConversionConversion EmoticonEmoticon