Rahasia Kekuatan Buku Jangan Mudah Menyerah

Sumber Gambar: akun facebook Genta Hidayah

Rahasia Kekuatan Buku Jangan Mudah Menyerah - Buku Jangan Mudah Menyerah, mengingatkan saya pada cerita seseorang. Tentang keinginan seorang gadis lulusan SMP untuk bisa sekolah seperti teman-temannya. Masalahnya klasik, Gaes. Persoalan keterbatasan biaya.

Dia terlahir sebagai perempuan yang terpaksa menjadi anak pertama karena kakak laki-lakinya meninggal saat masih balita. Dia memiliki dua adik laki-laki. Jarak umurnya hanya selisih dua tahun. Sehingga ketika Si Cewek ini lulus SMP, adiknya baru akan naik kelas 2 SMP. Sedangkan adiknya yang lain masih SD.

Si Cewek ingin mendaftar di sekolah SMK, tapi orang tuanya belum memiliki cukup uang untuk membayar biaya masuk SMK. Apa boleh buat, andaikan dia bisa mencari uang sendiri mungkin dia bisa duduk di bangku SMK bersama teman-teman, pikirnya. Tentu saja uang yang dipunyai orang tua saat itu lebih diprioritaskan untuk biaya sekolah adik-adiknya. Agar minimal bisa lulus SMP sama seperti dia.

Sebuah keputusan. Dia menunda masuk SMK. Lalu berusaha mencari uang sendiri untuk biaya masuk SMK. Sejak saat itu dia memutuskan untuk bekerja saja.

Menunda bersekolah tidak lantas menjadikannya berhenti bersekolah. Dalam hatinya tetap ada keinginan untuk melanjutkan sekolah. Impian dan tujuannya sangat kuat tertanam dalam hati.

"Impian, harapan dan tujuan akan memberikan kita ruh dalam perjalanan. Kita menjadi tahu kapan kita mesti berhenti sejenak, lalu melanjutkan perjalanan lagi. Tak perlulah kita malu karena petualangan yang penuh dengan penolakan. Karena setiap penolakan adalah ilmu. Secercah cahaya untuk sebisa mungkin menghindari penolakan yang kedua kalinya." (Jangan Mudah Menyerah, halaman 56).

Apa akhirnya Si Cewek ini bisa bersekolah seperti yang dia impikan?

Iya, dia akhirnya bisa masuk di sebuah sekolah SMK di Jogja. Itupun dia harus bersabar selama 4 tahun. Meski akhirnya harus rela menjadi adik kelas dari adik kandungnya, tapi dia mendapatkan impiannya.

Lalu selama 4 tahun Si Cewek ini ngapain aja, Gaes?

Dia bekerja sebagai penjaga bayi, menjadi PRT, dan menjadi penjaga toko. Sebuah pekerjaan yang rasanya cukup berat dijalani oleh gadis belia yang baru lulus SMP. Namun, dia tak pernah menyerah. Dia terus berusaha mengatasi masalah dalam hidup, masalah di keluarganya. Dia mampu meringankan beban orang tua dalam hal biaya sekolah dia dan adik-adiknya.

"Sebuah kekuatan akan segera muncul disaat kita yakin bahwa kita bisa melanjutkan perjalanan hidup kita. Persinggahan saat kita istirahat bukan berarti berhenti untuk selamanya. Bila rekan yang lainnya bisa sukses dengan berjalan cepat, jelas kita butuh berlari untuk mengejar." (Jangan Mudah Menyerah, halaman 156).

Gaes, jika kalian baca buku-bukunya Mas Dwi Suwiknyo, seperti buku Jangan Mudah Menyerah misalnya, kalian akan banyak menemukan kisah-kisah hikmah di dalamnya. Bahkan kadang kisah-kisah itu seperti dekat banget dengan kehidupan kita. Entah kejadian yang pernah kita alami, atau dialami orang terdekat kita. Inilah salah satu kekuatan buku-bukunya Mas Dwi. Beliau penulis cerdas dalam menangkap permasalahan yang ada di sekitar kita, lalu mengangkatnya sebagai tema di setiap tulisan.

Mengapa ini saya sebut sebagai kekuatan? Karena kisah-kisah yang diceritakan sebagian besar adalah kisah nyata. Sebagaimana yang pernah saya dengar dari salah seorang ustadz bahwa kita sebaiknya menceritakan kisah-kisah yang benar adanya, bukan sebuah kebohongan untuk meraup keuntungan tertentu. Nah, inilah salah satu alasan saya suka buku-bukunya Mas Dwi.

Buku Jangan Mudah Menyerah sangat saya rekomendasikan untuk dibaca. Selain merenungi syair lagu D'Masiv yang syahdu itu, pesan-pesan moral yang ditanamkan dalam buku ini sangat berharga. Trust me, Gaes.
Oh, iya... Biar gak ada yang kepo mengenai kisah Si Cewek yang saya ceritakan di atas, saya pertegas bahwa itu kisah nyata. Kisah dari seorang perempuan yang sangat saya cintai selain ibu saya. Si Cewek itu adalah istri saya sendiri.
Previous
Next Post »

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Saya harap tidak meninggalkan komentar yang memicu konflik dan mengandung URL aktif. Jabat erat. ConversionConversion EmoticonEmoticon