Hanya Bingkai Cerita

Share:
Sumber Gambar: www.pinterest.co.uk

HANYA BINGKAI CERITA
Oleh: Seno NS

Ah, dia bercerita soal surga dunia.
Tentang anak kecil yang baru saja beranjak dari pangkuan ibunya.
Menari-nari, berkelakar dengan kawan dia
yang baru saja lupa asinnya lendir penghidu yang tak seberapa.
Saking girangnya,
dia menolak kembali tidur di pangkuan ibunya.
Yang benar saja, mereka lupa bahwa surga tergelar di telapak kaki ibunya.

Dia kan sudah dewasa?
Jangankan berlari dengan sepasang kaki,
dia bisa melayang tanpa sayap-sayap sedekah para malaikat.
Ibu tak pernah mengajarinya terbang,
Tapi dia menyentuh awan begitu menjadi sepasang.
Saking girangnya,
Mereka lupa batasan surga neraka.
Tentu saja dengan dalih, "kan masih ada waktu untuk bertobat."

Jumawanya, hai engkau bapak yang mulia.
Hanya peduli kursi goyangmu,
berpaling dari ibu anak-anakmu demi istri-istrimu.
Ayah selalu bangga prestasimu,
maka kau lambungkan harapan dengan silau pandangan.
Saking hebatnya,
kau tinggalkan semua dan memilih sendiri berkemul kafan.

Sudahlah, aku tak mau dengar lagi
ceritamu tentang surga dunia.


Yogyakarta, Juni 2017

4 comments:

  1. Keren mas seno puisi, ternyata ada bakat seorang pujangga juga

    ReplyDelete
  2. aamiin... trims mbak... sekadar ngisi waktu luang aja. hehe....

    ReplyDelete
  3. woww...
    serius ini puisinya keren bet mas hihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. masih kalah sama postingan di blog meipurple punya jenengan. hehe....

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Saya harap tidak meninggalkan komentar yang memicu konflik dan mengandung URL aktif. Jabat erat.