Bertanya di mana?

Sumber Gambar: kangsantri.id 


BERTANYA DI MANA?
Oleh: Seno NS

Allah, Engkau di mana?
Ayah berbisik,
Allah ada dalam setiap suara
Bersemayam di rongga telinga.
Maka dia melantunkan panggilan adzan
Sebelum nyanyian setan mejejali telinga.
Tapi aku tak tahu keberadaan-Mu dimana.

Allah, Engkau di mana?
Mataku berkata,
Engkau menari dalam bara
Menerangi dan menghangati semesta.
Maka aku merangkak sekuat tenaga
Membakar gairah di dada untuk sekadar meraba.
Tapi justru perih yang kurasa.

Allah, Engkau di mana?
Kepalaku berkhutbah,
Engkau ada di mana-mana
Hanya bisa ditemui dengan jalan logika.
Maka aku kerahkan seluruh indera
Membaca dan mengilmui segala tanda.
Tapi kesombongan membuatku semakin jauh
dari tempat-Mu berada.

Allah, Engkau di mana?
Malaikat bertanya,
"Siapa Tuhanmu?" dan aku membisu
Menahan gada meremukkan sekujur aku.
Maka aku menyalahkan ayah, mata dan kepala
Mengutuknya tak berguna melawan dunia.
Tapi itupun tak bisa menunjuk keberadaan-Mu dimana.

Kulihat seuntai senyum
Berbalut jubah putih menyala,
"Engkaukah Allah yang aku cari?"
"Bukan."
"Lalu, Allah di mana?"
"Dia lebih dekat dari urat nadi kita."


Yogyakarta, Juni 2017
Previous
Next Post »

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Saya harap tidak meninggalkan komentar yang memicu konflik dan mengandung URL aktif. Jabat erat. ConversionConversion EmoticonEmoticon