Seno NS: Ini Resolusi Saya Tahun 2017

Share:
Setiap orang memiliki harapan dan rencana perbaikan untuk meningkatkan level. Tentu saja setelah melihat capaian tahun sebelumnya. Begitu juga dengan diri saya pribadi. Sebagai bloger, saya memiliki komitmen untuk meningkatkan level. Terutama dari sisi pencapaian kualitas dalam hal kemampuan menulis. Sebelum menjabarkan resolusi saya sebagai bloger di tahun 2017, saya akan petakan sekilas capaian di tahun 2016.

Tahun 2016 adalah tahun dimana saya mulai merintis grup diskusi forum Bloggerclass. Forum ini saya bentuk dengan format media Whats App dan grup Facebook. Hingga saat ini forum diskusi ini masih saya kelola. Dengan harapan bisa terus berbagi pengalaman dan informasi tentang blogging dan kepenulisan.

Tahun 2016 untuk pertama kalinya tulisan saya berhasil menjadi salah satu nominasi pengisi buku antologi true story yang rencananya akan terbit di awal 2017. Buku antologi yang kami tulis bersama Mas Dwi Suwiknyo dan belasan penulis lainnya itu diberi judul "Ya Allah Ijinkan Kami Menikah."

Tahun 2016 saya mulai merancang sebuah personal blog yang saya fokuskan untuk menampung karya fiksi dan nonfiksi milik saya pribadi. Personal blog ini saya buat sebagai media aktualisasi diri saya melalui karya tulisan. Mengapa blog, karena saya ingin melatih komitmen dan meningkatkan intensitas menulis. Lebih leluasa dan butuh keberanian untuk menunjukkan karya.

Tahun 2016 saya tercatat resmi sebagai mahasiswa bimbingan menulis online di Kampus Online Penulis Indonesia (KOPI) yang digawangi oleh beberapa penulis keren. Memang sebelumnya saya sudah pernah tergabung di beberapa grup kepenulisan. Namun, melihat kurikulum dan metode belajar di KOPI membuat saya yakin bahwa inilah tempat yang tepat bagi saya untuk menaikkan level sebagai seorang penulis.

Selain hal positif tersebut diatas, ada hal-hal yang bisa dibilang gagal saya wujudkan di tahun 2016. Beberapa hal tersebut antara lain:

Gagal approve google adsense. Sejak tahun 2015 saya berjuang untuk bisa tembus google adsense. Melalui akun blog non hosted tinulis.com yang saya kelola sejak tahun 2014. Sampai sekarang belum bisa saya wujudkan. Saya menyadari sebenarnya tujuan utama saya ngeblog bukan semata-mata mengejar adsense. Namun, melatih komitmen dan keistiqomahan menulis rutin setiap hari.


Gagal menerbitkan satu buah buku. Tahun 2016 adalah tahun penolakan satu draft buku non fiksi yang saya ajukan ke salah satu penerbit mayor di Jogja. Saya sadari dari sisi kualitas dan kerapian konten tulisan masih belum layak terbit. Itu adalah draft buku pertama yang selesai saya tulis. Namun, masalah percaya diri lagi-lagi membuat saya menyimpan draft tersebut sampai sekarang.

Dari flashback perjalanan saya di dunia kepenulisan dan blogging tersebut, saya merasa perlu menentukan resolusi tahun 2017. Tujuan utamanya adalah untuk naik level. Beberapa hal yang menjadi resolusi saya di tahun 2017 antara lain:

Update postingan di blog minimal dua hari sekali. Ini adalah langkah awal untuk mengalahkan kelemahan saya. Terutama dalam hal komitmen dan istiqomah. Selama ini saya selalu gagal memenuhi target menulis rutin setiap hari. Kenapa saya tetapkan dua hari sekali posting di blog? Karena harapannya saya memiliki cukup waktu untuk membaca sebagai bagian dari proses pematangan materi yang akan saya tulis. Jadi targetnya jelas, artikel yang berkualitas. Ditulis melalui proses pendalaman materi dengan merujuk berbagai referensi terkait.

Resolusi kedua, terbit minimal satu buku antologi. Hal ini untuk menjaga silaturahim dengan kawan-kawan yang memiliki minat yang sama dalam dunia kepenulisan.

Resolusi ketiga, terbit tulisan di media cetak atau elektronik. Hal ini menjadi alat ukur atas kemampuan menulis saya. Tentunya sebuah redaksi media merupakan juri atau penilai yang ideal terhadap sebuah karya tulis. Mereka yang paling tahu jenis tulisan seperti apa yang sedang diminati oleh pembaca.

Resolusi keempat, in sya Allah jika dikabulkan saya ingin menyelesaikan minimal satu draft buku/ novel. Jika terkabul, di tahun 2017 pula akan saya tawarkan ke penerbit-penerbit mayor. Hingga suatu saat nanti benar-benar terbit menjadi buku/ novel solo pertama saya.

Saya tahu perlu perjuangan keras untuk mewujudkan resolusi diatas. Saya percaya tidak ada yang tidak mungkin jika kita terus berusaha dan berdo'a. Poin penting yang tidak saya tuliskan diatas adalah bahwa saya harus lebih dekat lagi dengan Allah. Tanpa kedekatan padaNya, semua yang saya impikan jelas tidak akan pernah terwujud. Sia-sia.

Bismillah, semoga apa yang menjadi harapan saya di tahun 2017 bisa terwujud. Aamiin....

Yogyakarta, 1 Januari 2017

No comments

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Saya harap tidak meninggalkan komentar yang memicu konflik dan mengandung URL aktif. Jabat erat.