[10DaysKF] 5 Harapan Si Pemintal Dosa

[10DaysKF] 5 Harapan Si Pemintal Dosa - Tidaklah egois jika saya katakan, "saya hanyalah pemintal dosa." Hari demi hari selalu saja ada rasa bersalah, rasa bahwa dosa ini terus bertambah. Apa jadinya jika dosa-dosa itu terpintal menjadi lembaran kain kafan yang membungkus jasad ketika di kubur kelak? Astagfirullah. 

Seperti kata salah seorang utadz, "hidup yang berjalan dari bangun tidur hingga tidur lagi, itu seperti prasmanan. Bisa saja kita ambil hidangan di sisi kanan, atau di sisi kiri kita. Anggaplah sisi kanan adalah hidangan kebaikan, sedangkan sisi kiri adalah keburukan. Maka setiap saat, setiap langkah kita selalu berpotensi untuk melahap hidangan dari sisi kanan dan di sisi kiri. Hanya diri kita sendiri yang bisa mengendalikan. Dari bangun tidur hingga tidur lagi, sampai datang kematian."

Siapa yang tahu jika bangun tidur kita melewatkan sholat subuh?

Siapa yang tahu jika sebelum subuh kita rutin sholat tahajud dan ngaji? 

Siapa lagi yang tahu jika niat bekerja kita adalah untuk menumpuk harta dengan segala cara? 

Siapa pula yang tahu kita tak memiliki banyak harta tapi rutin sedekah? 

Siapa yang tahu kita makan hidangan dari sisi kanan atau dari sisi kiri? 

Hanya diri kita dan Allah yang tahu. Sekali dua kali saja kita memaklumi hidangan keburukan yang kita makan, maka jangan kaget jika kelak kita kenyang dengan dosa-dosa. Apa yang kita lakukan di dunia ini selaiknya dijalani dengan sebaik-baiknya. Baik dalam arti sesuai dengan syariat. 

Sebagai manusia sekaligus hamba Allah tentu kita memiliki harapan yang ingin di capai. Begitu juga dengan saya. Ada 5 harapan yang ingin saya wujudkan di tahun 2017 ini. 

Pertama, perbaikan kualitas shalat.
Saya sadari bahwa kualitas sholat saya masih butuh perbaikan. Sampai kapan pun perbaikan itu akan saya lakukan. Karena sholat menjadi amalan vital yang kelak menjadi amalan pertama yang akan di hisab. 

Sungguh saya akan sangat rugi jika terlalu sibuk menyempurnakan kepentingan dunia, tapi lalai menyempurnakan sholat. Jadi sesibuk apapun, seberat apapun perjalanan hidup, saya akan terus berusaha menyempurnakan sholat. 

Kedua, hafal Al Quran juz 30 atau Juz Amma.
Nasehat guru saya, "kelak Al Quran akan menolong kita, menjadi syafaat di kehidupan selanjutnya. Maka jagalah (baca, hafalkan, dan amalkan) Al Quran."

Kalau merasa berat menghafal surat-surat Al Quran yang panjang, mulailah dari yang pendek. Yaitu mulai hafalkan juz amma. Saya nie orangnya kurang cerdas, apalagi soal hafalan. Daya ingat saya kurang baik. Maka saya coba nasehat guru saya, "bukan soal cerdas nggaknya, tapi mau ngafal atau tidak?" #jleb! 

Ketiga, rutin menulis di blog minimal 2 hari sekali.
Nah, ini rutinitas yang mau saya wujudkan di 2017. Target ini pernah saya tuliskan di blog. Di postingan tentang Resolusi Saya di Tahun 2017

Target ini sebenarnya saya lakukan untuk melatih istiqomah. Saya selama ini selalu gagal merutinkan kegiatan menulis setiap hari. Sehingga perlu adanya resolusi untuk memperbaiki aktivitas ini. 

Kenapa memilihi di blog? Karena sekarang jamannya perang pemikiran di media. Banyak media yang begitu gencar menyebar berita melalui online. Parahnya lagi banyak berita yang kurang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Akibatnya banyak korban yang termakan issue. 

Tinggal pilih, kita mau jadi korban media atau pelaku media? 

Keempat, terbit minimal satu buku antologi.
Buku adalah harta yang bisa menjadi perantara amalan yang pahalanya terus mengalir meski sudah meninggal. Buku juga menjadi solusi bagi umat yang ingin berdakwah namun memiliki keterbatasan komunikasi lisan. Tulis saja. Orang juga bisa menyerap ilmu dan manfaat dari buku. 

Kenapa antologi? Karena inilah salah satu cara menjalin silaturahim dengan saudara seperjuangan. Berjuang menebar kebaikan melalui tulisan. 

Kelima, terbit satu buku fiksi atau nonfiksi.
Harapan saya yang kelima adalah terbit satu buku fiksi atau nonfiksi. Seperti yang saya sampaikan di harapan keempat, buku adalah media yang saya harapkan bisa mewujudkan keinginan berdakwah. Saya berharap tahun ini bisa mewujudkan hal itu. 

Sebenarnya masih banyak harapan dan keinginan yang ingin saya wujudkan di 2017. Namun 5 hal besar itu saya anggap sudah mewakili aspek yang ingin saya capai. Terutama menaikkan level pribadi saya, baik di mata Allah dan juga baik sebagai ummat muslim. 

Semoga dosa-dosa yang terus terpintal bisa berangsur lebur. Oleh niat baik dan upaya memperbaiki diri yang tak pernah pupus. 

Saya akan terus berusaha, bagaimana dengan kalian?
Previous
Next Post »

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Saya harap tidak meninggalkan komentar yang memicu konflik dan mengandung URL aktif. Jabat erat. ConversionConversion EmoticonEmoticon