Butiran Rindu

Share:

Sudah lepaskah senyummu? 
, Mbok....


Selepas peluk malam itu. 
Sisa jelaga kusimpan. 
Kutelangkupkan di dada
Redam rindu membuncah, pecah. 
Masih tentang malam itu, 
Aku memanggil-manggil pelukmu
Lagi.

Aku benar-benar kehilangan. 
Sepanjang putaran senja
Tubuhmu tertelan.


Sudah lenyapkah lelahmu? 
, Mbok....


Selenyap embusan napas terakhirmu. 
Lanskap kesabaran kau tinggal. 
Kubentang di pelupuk mata
Pengilat karat
Paku-paku di kaki dan otakku. 
Masih tentang pemberianmu, 
Aku merupa dirimu
Lagi.


Menegakkan sandaran
Telan paku-paku agar
Terus berjalan.

Aku mengubahmu
Menjadi butiran rindu. 
Hanya kulabuhkan
Diantara sudut penguasa pandang.


Banyuwangi, Desember 2016

No comments

Terima kasih sudah berkunjung ke Blog saya. Saya harap tidak meninggalkan komentar yang memicu konflik dan mengandung URL aktif. Jabat erat.