Social Items

Yogyakarta seperti kota yang tak pernah berhenti menunjukkan eksotisnya. Setelah beberapa julukan tersemat, kota ini tidak begitu saja berhenti memperelok diri. 

Salah satunya ditunjukkan dengan upaya pemerintah Yogyakarta mengembangkan destinasi wisata di daerah selatan, tepatnya di Gunung Kidul.

Siapa sangka jika daerah yang penuh dengan bukit kapur dan kekurangan air dikala kemarau ini, ternyata menyimpan mutiara wisata yang luar biasa. 

Deretan pantai di Gunung Kidul menyajikan ketakjuban alamnya bagi para traveler penjelajah tempat wisata. 

Salah satunya adalah pantai sadranan yang bisa dikatakan umurnya masih sangat belia jika dibandingkan dengan pantai lainnya di Gunung Kidul. Sehingga kesan alami dan originalnya masih sangat kental.

Pantai yang terletak di desa Sidoarjo, Tepus,  Gunung Kidul ini bisa ditempuh kurang lebih 2 jam dari terminal bus Giwangan Yogyakarta dengan kendaraan pribadi. 

Ada dua jalur pilihan yang bisa ditempuh untuk sampai kesana. Salah satunya adalah jalur utama yang bisa ditempuh melalui jalan raya Yogya Wonosari, atau pilihan jalur alternatif yang bisa ditempuh melalui kecamatan Dlingo atau kecamatan Panggang. 

Jika kita ingin menikmati suasana alam desa dan pepohonan, bisa jadi pilihan jalur alternatif sangat pas buat. Selain menikmati segarnya suasana desa, sensasi jalur pedesaan yang naik turun dan berkelok menanamkan kenangan yang tak terlupakan.

Bagi yang datang dari luar Yogya tidak perlu khawatir, karena di sekitar pantai sadranan ada tempat penginapan dan villa sederhana yang cukup nyaman untuk ditempati. Bahkan tarif sewa penginapannya pun sangat terjangkau. 

kita hanya cukup bawa bekal keperluan pribadi dan perkakas selfie, karena disekitar pantai banyak penjaja menu makanan yang lezat dan khas rasanya. Tentunya kita juga harus siap dengan uang tunai di dompet, karena mesin ATM masih jarang menghuni sekitaran pantai ini.

Setiba di pantai sadranan, kita bisa memanfaatkan gazebo-gazebo yang berderet di bibir pantai. Jika kita datang bersama keluarga dan ingin kenyamanan bersantai bisa memanfaatkan gubuk-gubuk kayu yang dirancang khusus yang ada di pinggir pantai. 

Jika profesi kita sebagai penulis, maka ini tempat yang pas untuk meliarkan imajinasi. Dengan perangkat alat tulis atau laptop, semua yang tergambar disekitar pantai sadranan akan menstimulasi otak untuk melahirkan inspirasi.

Ketika mulai merasa bosan, mungkin pilihan untuk mencoba snorkling di pantai ini bisa jadi obat mujarab. kita hanya cukup sewa alat Rp. 50.000 per 2 jam untuk bisa menikmati alam bawah laut. Atau blusukan ke tebing-tebing dan sudut pantai untuk menemukan angel foto selfie yang menawan. 

Namun, kita juga harus hati-hati ketika berada di dekat tebing-tebing batu. Karena pada bulan Juni 2015 lalu terjadi musibah longsornya tebing yang memakan beberapa korban jiwa.

Dijamin tidak akan pernah menyesal berkunjung ke pantai sadranan Gunung Kidul. Selain biaya masuk area yang sangat murah, pemandangan alamnya juga sangat luar biasa. 

Hanya dengan Rp. 5.000 - 10.000 perorang kita bisa menikmati puluhan pantai yang berjajar elok di Yogyakarta bagian selatan ini.

Meliarkan imajinasi di pantai sadranan Gunung Kidul bisa menjadi salah satu agenda para penulis travel writer, atau bagi deadliner yang butuh suntikan inspirasi untuk mengejar proyek penulisan. Selamat berkarya. 

Meliarkan Imajinasi Di Pantai Sadranan

Senoners Blog - Memang benar jika Yogyakarta adalah kota romantis. Setiap jengkal sudut kota punya daya romantisitas masing-masing. 

Malioboro dengan tongkrongan belanjanya, keraton dengan sakral keabadiannya, candi prambanan dengan prasasti Roro Jonggrangnya, dan tentunya semua itu terasa tidak lengkap kalau tidak membicarakan tempat kuliner di Yogyakarta. 

Nah, inilah tempat mojok asik di Yogyakarta. Warung pojok Yogyakarta.

Warung pojok terletak di pinggiran kota Yogyakarta. Berdampingan dengan beberapa kawasan perumahan yang baru dibangun. Namun, masih banyak sawah dan lahan hijau dengan pepohonan disekitarnya. 

Tempat ini sepertinya mulai jadi idola bagi pasangan muda-mudi maupun rombongan keluarga untuk bersantai menikmati aneka masakan lezat. Seperti suana yang terlihat sore itu, ketika kami mampir ke warung pojok di daerah Jambidan Pleret.

Sesaat setelah kami memarkir kendaraan, sudah terlihat seorang petugas yang menunggu di pintu masuk, membawa daftar menu dengan senyum manisnya. Perempuan cantik berkaos hijau itu kemudian mengantarkan kami untuk memilih tempat duduk yang kami inginkan. 

Setelah itu perempuan itu dengan sabar menunggu kami yang sedang memilih menu yang akan kami pesan. Setelah mencatat pesanan kami, perempuan yang selalu tersenyum itu bergegas menuju ruang penerimaan pesanan.

Kami memilih duduk di area lesehan di sisi sebelah barat. Dari sini kami bisa melihat area ruang tengah yang disusun dengan meja-meja dan dua pasang kursi disetiap mejanya. 

Kemudian disekeliling ruangan disediakan area lesehan yang di tata dari susunan papan yang dibalut karpet hijau. Dari tempat kami duduk, dengan jelas kami bisa mengamati seisi warung. Termasuk susunan meja kursi yang ditata di emperan seolah menunggu pelanggan yang suka dengan suasana outdoor. 
Sumber: kulineranjogja.blogspot

Nyaman dan bersih. Kesan inilah yang sengaja ditonjolkan dari warung ini. Ketika malam datang, suasana di warung ini berubah menambah romantis.

Kami memesan masakan gurami yang menjadi salah satu menu andalan warung ini. Selain itu beberapa menu tambahan lain seperti kerang asam manis, jamur crispy, sayur asem, sambal terasi, dan aneka minuman juice. 

Kami beruntung sekali, ternyata setiap pemesanan satu porsi gurami memdapatkan free terong goreng tepung pedas manis dan satu porsi trancam. Dari presentasi menu-menu yang tertata di meja kami, jelas konsep warung pojok sudah diperhitungkan dengan profesional. 

Kami seperti tak kuasa menahan air liur yang ingin segera meluberi seisi mulut. Setelah mencuci tangan, kami segera menyantap semua menu yang tersaji di atas meja di depan kami.

"Wow.. mak nyusss.. mantab nie guraminya," celetuk salah satu kawan kami.

Warung pojok nama yang sebenarnya identik dengan letak sebuah warung yang posisinya di pojok. Kalau melihat posisi warung ini, memang letaknya hook, dipojokan, disalah satu sisi perempatan jalan Pleret di daerah Jambidan. 

Mungkin karena letak inilah kemudian lahir nama warung pojok. Kelebihan  dari warung yang posisinya hook seperti ini adalah memiliki sisi area parkir yang lebih luas. Alur kedatangan pengunjung bisa melalui dua sisi sehingga bisa mengurangi kesan sempit atau sesak ketika sedang ramai pengunjung.

"Kapan-kapan kita mojok kesini lagi ya, Gaes?" ajak salah satu teman kami, setelah selesai menghabiskan menu dimeja kami. Kami tersenyum puas. Jika saja kantung perut kami lebih besar mungkin kami akan pesan lagi. 

Selain lezat, ternyata harganya juga sangat bersahabat dengan dompet. Pantas saja banyak rombongan keluarga dan pasangan muda-mudi yang menikmati menu di warung ini.

Iseng-iseng saya datangi salah satu pengunjung yang sedang menikmati makanan bersama keluarganya. Ibu tersebut mengatakan sudah sering makan di warung pojok ini. Sering sekali mengajak suami dan anaknya ke warung ini terutama ketika sedang ingin bersantai menikmati menu yang berbeda dengan menu yang biasa dimasak di rumah.

"Saya suka makan disini karena tempatnya bersih dan harganya lumayan murah, Mas. Kalau ramai-ramai sama keluarga lebih asik, sekalian refreshing," pendapat seorang ibu yang saya tanyai tentang warung pojok.

Nah, tentunya anda akan terus penasaran jika tidak memcobanya sendiri. Silakan jika anda sedang di Jogja mampir saja ke warung pojok. Sangat mudah untuk sampai ke tempat ini. 

Dari terminal Giwangan ikuti jalur ring road ke arah perempatan jalan wonosari. Setelah ketemu perempatan pertama, belok ke kanan lurus saja ke arah Pleret. 

Warung pojok ada di sebelah kanan jalan, setelah ketemu lapangan jambidan, maka anda akan sampai di warung pojok. Inilah tempat mojok asik di warung pojok Yogyakarta. (ESN) 

Mojok Aja di Warung Pojok


Tas selempang wanita memang selalu menjadi pilihan yang tepat. Hal ini dikarenakan tas selempang lebih muda dibawa.

Berbeda ketika membeli tas tangan maka akan membuat tangan cepat pegal karena harus membawanya sepanjang berpergian.

Hal itu juga lah yang membuat banyak wanita yang bekerja lebih memilih tas selempang dari pada model lainnya.

Sebenarnya tas ransel juga sangat mudah dan tidak membuat pegal. Tetapi sayangnya tas ransel kadang membuat wanita menjadi kurang feminine. Untuk itu tas selempang selalu jadi pilihan.

Pilihan tas selempang wanita di online banyak sekali. Maka anda bisa memilih sesuai dengan yang anda mau. Namun anda bisa memperhatikan beberapa hal berikut agar tidak salah dalam membeli tas selempang wanita secara online.
Sumber: pixabay

Tas Selempang Berukuran Besar

Tas selempang wanita berukuran besar biasanya punya tali yang cukup besar juga sehingga bisa kuat membawa banyak barang. Tas berukuran besar ini cocok untuk anda yang akan pergi berlibur.

Seperti yang kita ketahui jika liburan membuat kita harus membawa banyak barang. Maka tas selempang dengan ukuran besar bisa membawa semua barang tersebut.

Anda bisa memilih tas selempang dari berbagai merek tas yang menawarkan tas berukuran besar. Anda bisa emilih tas selempang ukuran besar di Blibli.com.
Banyak sekali tas selempang berukuran besar yang dijual dengan harga terjangkau.

Tas Selempang Berukuran Sedang

Model tas selempang selanjutnya yang juga bisa anda beli di online terutama Blibli.com adalah tas selempang berukuran sedang.

Tas selempang berukuran sedang ini biasanya digunakan untuk wanita yang bekerja. Wanita yang bekerja tidak begitu membutuhkan banyak barang namun pasti membawa barang berharga seperti tablet dan beberapa dokumen.

Beberapa tas selempang berukuran sedang ini biasanya juga menawarkan tali atau strap yang tidak begitu besar sehingga akan sesuai dengan tampilan kemeja anda.

Ada tas branded merek coach misalnya yang menawarkan tas untuk bekerja yang sangat nyaman.

Tas Selempang Berukuran Kecil

Tas selempang berukuran kecil sangat cocok untuk anda yang akan pergi ke pesta atau juga pergi ke konser. Baju pesta yang biasanya berupa dress dan dengan bahan yang sangat jatuh membutuhkan tas selempang yang berukuran kecil.

Biasanya tas selempang berukuran kecil hanya dibutuhkan untuk menyimpang handphone dan juga dompet. Sehingga tidak cocok untuk anda bawa ke kantor.
Desain dari tas selempang berukuran kecil untuk ke pesta juga banyak sekali. Ada yang talinya dari rantai, tali berhiasan mutiara dan lainnya.

Ketiga ukuran tas selempang wanita di atas sangat anda butuhkan ketika anda ingin membeli online. Dikarenakan membeli tas selempang secara online tentunya tidak bisa anda coba-coba.

Sehingga pastikan ukuran dari tas selempang yang akan anda beli. Blibli.com yang menjual tas selempang menyediakan berbagai deskripsi mengenai tas selempang yang akan anda beli.

Tas selempang kecil misalnya ukuran panjang dan lebarnya sekian. Lalu anda bisa bayangkan apakah itu terlalu besar atau kecil. Anda juga jangan terkecoh dengan gambarnya.

Dikarenakan gambar kadang memberikan perpekstif yang besar atau kecil tergantung dari penggunaan lensa kamera.

Jadi anda harus baca betul di keterangan yang ada mengenai ukuran tas selempang wanita yang akan anda beli. Apalagi di Blibli.com jelas sekali deskripsi dari suatu produk yang akan anda beli.

Cara Memiih Tas Selempang Wanita di Toko Online


Saya enggak mau selamanya kerja jadi karyawan. Berangkat pagi, pulang sore. Ngantor dari hari senin hingga sabtu. Belum lagi harus lembur di rumah jika ada tambahan kerjaan.

Memang kenyataannya banyak orang nganggur dan butuh kerjaan. Di sisi lain juga banyak yang sudah bekerja, tapi merasa enggak nyaman. Penginnya segera pensiun dini.

Namun, ketika kita sudah menemukan passion, segala kemungkinan bisa terjadi.
Jika passion itu muncul dalam bidang pekerjaan yang sedang kita geluti saat ini, itu enggak begitu menimbulkan masalah. Kita cukup mengaktualisasikan diri melalui tugas-tugas sebagaimana yang menjadi tanggung jawab kita di kantor.

Akan menjadi masalah ketika ternyata passion kita ada di luar bidang pekerjaan yang selama ini kita geluti. Kadang menimbulkan dilemma yang memaksa kita untuk resign dari pekerjaan atau memupus harapan untuk tetap bekerja sebagai karyawan meskipun dalam hati ada gejolak yang tak enak.

Sebenarnya ketika kita berada di kedua situasi tersebut sangat membutuhkan jaminan pensiun sebagai solusi. Minimal sebagai bekal kelak ketika kita sudah enggak produktif lagi.

Sumber: pixabay

Alasan Pensiun

Saya sendiri sedang merencanakan pensiun untuk beberapa tahun ke depan. Maksimal umur 40 tahun saya harus sudah punya kesibukan di luar sebagai karyawan.

Dalam posisi ini saya mencoba prioritaskan usaha pribadi sebagai aktivitas utama dalam memenuhi kebutuhan hidup. Sedangkan status karyawan hanya sebagai sampingan saja. Ya, minimal buat hiasan KTP.

Saya sepenuhnya sadar bahwa ini enggak mudah. Artinya mulai sekarang harus sedah berbenah. Mulai dari membangun pondasi usaha, menabung untuk keluarga, dan tentu saja mulai menyiapkan program asuransi untuk jaminan pensiun.

Pelan-pelan hal itu mulai saya siapkan. Harapannya 4-5 tahun lagi sudah enggak akan pusing ketika harus melepas status karyawan.

Memilih Program Asuransi

Seperti yang sering saya dengar dari teman-teman bahwa, menentukan perusahaan asuransi yang tepat adalah kuncinya. Karena ada beberapa pengalaman yang berkaitan dengan kekecewaan terkait program asuransi.

Oleh karena itu, saya pun berhati-hati untuk memilih perusahaan asuransi. Betul-betul mencari informasi sedetail-detailnya sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan pilihan.

Dari berbagai referensi yang saya baca, ada salah satu perusahaan asuransi yang menarik perhatian saya. Dialah perusahaan Sequis Life yang telah memiliki pengalaman lebih dari 35 tahun di industry asuransi.

Perusahaan Sequis Life memiliki komitmen yang besar untuk menjadi pemimpin pasar di industry asuransi jiwa dan kesehatan. Arahnya jelas untuk menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia yang semakin hari semakin beragam.

Produk Dana Pensiun Sequis Life

Salah satu produk yang menarik perhatian saya dari perusahaan ini adalah Asuransi Retirement Life Plan. Sebuah produk yang didesain khusus untuk kita yang merencanakan dana pensiun sesuai dengan plan yang kita inginkan.

Ada beberapa keunggulan produk asuransi Retirement Life Plan, antara lain:

  1. Uang Pertanggungan (UP) akan dibayarkan jika Tertanggung meninggal dunia sebelum usia pensiun atau sesudah usia pensiun (berdasarkan plan yang dipilih).
  2. Death Terminal Bonus akan dibayarkan sampai dengan 100% UP (sesuai dengan tabel perhitungan Tahun Polis pada saat kejadian meninggal dunia).
  3. Manfaat pensiun 100% dari UP akan dibayarkan apabila Tertanggung bertahan hidup pada usia akhir tahun Polis (berdasarkan plan yang diambil).
  4. Manfaat Jatuh Tempo akan dibayarkan yaitu 100% dari UP apabila Tertanggung mencapai usia 100 tahun ditambah Maturity Terminal Bonus hingga 100% dari UP.
  5. Dapat dikombinasikan dengan asuransi tambahan (Rider), seperti: Accident Rider Short, Accident Rider Long, Accident Death & Disablement Rider, Accident Death & Disablement Rider Long, dan lain sebagainya.
  6. Memiliki fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh nasabah, seperti: nilai tunai, pinjaman polis otomatis, polis bebas premi, uang pertanggungan berkurang, dan lain sebagainya.

Bagaimana dengan syarat dan ketentuannya?

Sumber: sequis.co.id

Nah, sekarang saya enggak perlu khawatir lagi. Mengenai dana pensiun, tentu saja apa yang ditawarkan perusahaan Sequis Life sudah lebih dari cukup.

Bagaimana dengan kalian? Sudah menyiapkan apa saja untuk masa pensiun?

Mau Sampai Kapan Jadi Karyawan?

Pada suatu ketika, adik ipar saya kirim pesan WA. "Mas, ono festival film pendek. Melu, yo?" (Mas, ada festival film pendek. Ikut, ya?)

"Siap." Jawab saya singkat. Meskipun sebenarnya belum tahu bakal bikin film apa dan kek gimana.

Tiga hari sejak saat itu, saya masih belum tahu rencanya bakal bikin film apa. Karena kategori dan tema akan diundi oleh panitia.

Ada kategori fiksi, dokumenter, dan video profil. Berharapnya sih dapet kategori dokumenter. 

Menurut saya paling ringan untuk digarap dari ketiga kategori itu ya, Dokumenter. 

Eh, begitu diundi dapetnya kategori fiksi. Parahnya lagi dapet tema "Bahasa, Sastra dan Aksara."

Menerima Penghargaan Film Terbaik Kategori Fiksi di Festival Film Gunungkidul 2019

Bingung Bikin Film Apa

Sempat bingung mau bikin film fiksi kek gimana dengan tema itu. Akhirnya adik ipar saya melempar ide cerita.

"Mas, judul filmnya Caraka Balik ya? Buatin sinopsis dan skenarionya."

Terus terang baru kali ini saya dengar kata Caraka Balik. Bayangan saya sih ceritanya tentang seseorang bernama Caraka yang sudah lama pergi, lalu balik ke kampung halaman. 

Ternyata bukan. Setelah saya cari info di Google, ternyata Caraka Balik ini adalah mantra Jawa kuno yang sudah lama punah. 

"Ini mo kek gimana filmnya?"

"Bikin genre horror, Mas. Hahaha."

Waktu itu saya masih ragu mau bikin alur gimana. Apalagi harus sesuai tema Bahasa, Sastra dan Aksara.

Lak yo mumet menyusun konflik cerita horor yang temanya kek gitu. Lumrahnya kan film pendidikan atau apa gitu.

"Dah, Mas. Besok jenengan bantu editingnya ya? Ini aku dah ada gambaran kasar skenarionya. Besok mau coba langsung shooting."

"Ok siap."

Dia kemudian kirim rancangan sinopsis melalui WA. Sekilas saya baca dan saya kasih masukan terkait alur cerita. 

Meski enggak semua ide perubahan alur itu diterima adik saya sebagai sutradara, tapi dia menerima ide saya untuk memasukkan flashback sebagai komposisi alur cerita.

Saya pikir ada benarnya juga ketika adik saya menjelaskan alasan kenapa dia tetap ingin menonjolkan kekuatan mantra Caraka Balik. Untuk sebuah lomba, memang kita harus bisa tepat menempatkan tema.

Ya, udah. Langsung eksekusi saja. 
Poster Film Caraka Balik


Percaya Kemampuan Tim

Sambil mantau dari jauh, saya percaya aja soal proses pengambilan gambar. Pertama, karena sebagian besar artis yang terlibat adalah pemain kethoprak. Kedua, adik saya pakai perangkat shooting yang dia sewa.

Artinya dari sisi konten, sudah memadai. Tinggal nanti proses editingnya. Risikonya, kalau ada adegan yang kurang pas, ya kudu shoot lagi.

Beberapa hari setelah proses shooting hampir selesai, adik saya ikut workshop pembuatan film yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan Gunungkidul. Sekaligus konsultasi mengenai film yang sedang dia kerjakan.

Rada pusing ketika ada saran untuk mengubah alur dan beberapa adegam film. Karena jelas harus take gambar lagi, tentu juga keluar duit buat sewa alat lagi.

Namun, hal itu enggak menyurutkan niat adik saya buat bikin film dan memenangkan festival. Saya pun jadi optimis bakal bisa menang. Maka dari itu, saya pelajari bagaimana cara editing film pakai Adobe Premiere.

Ini pengalaman pertama saya melakukan editing video pakai Adobe premiere. Biasanya sih hanya pakai Filmora untuk bikin video YouTube.

Mengapa Adobe Premiere? karena kami pengin hasil editan yang sesuai standar perfilman. Enggak mau yang asal-asalan.

Pinjam Laptop utuk Edit Film

Akhirnya saya pinjam laptop teman yang sudah terinstall Adobe Premiere. Pelan-pelan saya edit video sambil memahami lembar kerja Adobe Premier.

Bolak-balik saya pelajari tutorial di YouTube. Sambil praktekin langsung di film yang sedang saya edit.

Akhirnya 75% editing film sudah saya kerjakan. Saya simpan di laptop tersebut. Tinggal menambahkan 25% lagi yang merupakan adegan tambahan setelah diminta revisi.

H-4 menjelang deadline pengumpulan film, saya cuti kerja. Kebetulan ada acara keluarga, selamatan setahun meninggalnya bapak. Ini artinya selama saya cuti, saya enggak bisa pinjam laptop teman saya karena dia pakai untuk kerja.

Mau enggak mau, saya akhirnya sewa laptop. 400 ribu selama dua hari, dan baru saya pakai sehari terus saya kembalikan. 

Pasalnya setelah saya coba buka file Adobe Premiere yang saya pindah dari laptop sebelumnya, enggak bisa kebuka. Source filenya beda. Agak stress, karena baru kali ini memgalami masalah kek gini.

Akhirnya saya bujuk teman saya. Saya ajak tukeran laptop. Minimal untuk 3 hari ke depan sampai filmnya selesai saya kerjakan.

Alhamdulillah dia mau. Saya meluncur dari Gunungkidul ke Bantul untuk menukar laptop. Sambil mengembalikan laptop yang saya sewa.

Saya pikir uang sewa akan bisa kembali separuh ketika saya kembalikan lebih cepat laptopnya. Ternyata enggak. Saya harus ikhlas kehilangan uang 200 ribu karena pihak pemilik persewaan laptop enggak mau ngembaliin duit sewa. 

Rada dongkol, sih. Sempat saya kasih rate bintang satu dan review kekecewaan saya di akun Google My Bisnisnya jasa penyewaan laptop tersebut. 


Rada dramatis, di sisi lain saya butuh duit untuk biaya selamatan peringatan setahun meninggalnya bapak, di sisi lain harus kehilangan duit 200 ribu. 

Pengorbanan dan Dedikasi

Sepanjang jalan dari Bantul ke Gunungkidul saya merenung. Kemudian meyakinkan diri bahwa Allah akan mengganti rezeki saya dengan berkali-kali lipat.

Malam hari, ketika orang-orang pada tirakatan, saya otak-atik laptop. Melanjutkan editing film yang belum kelar. Selama 3 malam saya tidur di atas jam 3 pagi untul menyelesaikan editan film tersebut.

Siang hari pun masih mengerjakan hal-hal yang dibutuhkan sebagai syarat lomba tersebut. Proposal pembuatan film, sinopsis, dll.

Yang paling bikin pusing adalah ketika harus memangkas adegan agar durasinya menjadi 15 menit. Pasalnya film ini sebenarnya berdurasi 30 menit. 

Meskipun berat, kahirnya mau enggak mau harus membuang adegan-adegan yang temponya agak lambat. Termasuk adegan-adegan komedi yang menurut saya bakal bikin cair suasana.

Setelah selesai, kemudian saya lanjut bikin trailer film Caraka Balik. Cukup puas dengan hasilnya, tapi masih ragu apakah bisa meraih juara dalam festival tersebut.

Nonton Bareng Film Karya yang Dilombakan


Ketika dikabari agenda nobar (nonton bareng) film karya peserta festival yang dilombakan, otomatis saya semangat untuk datang.

Suasana Nonton Bareng


Selain penasaran dengan karya film dari peserta lain, juga pengin merasain sensasi nonton film buatan sendiri di layar lebar.

Ternyata seru juga. Film yang pertama saya bikin bersama Indra Production ditontong oleh banyak orang di GK Steak dan Caffe Siyono, Gunungkidul.

Setelah menonton semua film, saya jadi optimis bakal mendapat juara. Ya, minimal juara 3. Hehe.

Karena saya menilai di film Caraka Balik ini punya kekuatan dari sisi peran, alur, kesesuaian tema, dan videografi. Jika dibandingkan dengan film hasil karya peserta lainnya loh ya.

Malam Anugrah Festival Film Gunungkidul 2019

"Mas, entar pokoknya kita berlima maju semua, ya kalau juara?"

"Weh, aku tak jadi tukang foto aja. Eman-eman nek enggak ada dokumentasinya."

Saya sudah siap-siap bawa kamera dari rumah. Pakai batik, sesuai dresscode ketentuan dalam undangan. Kemudian adik saya saya minta bawain tripod dari rumah.

Undangan pukul 19, dan saya bersama anak istri sampai di lokasi pukul 18.45. 

"Lho, kok koe ra nganggo batik? Kan undangane suruh pakai batik." (Kok kamu enggak pakai batik, kan undangannya suruh pakai batik?)

Akhirnya adik saya telepon keponakan yang sedang menuju ke lokasi. Dia minta pulang balik ambilkan batik dan mengantarnya ke lokasi. 

Cukup lama menunggunya. Hingga pukul 20.00 batik untuk adik saya belum juga datang. Sebagian besar tamu undangan sudah pada datang. Tim panitia juga beberapa kali menyuruh kami untuk segera masuk saja.

Namun, kami tetap menunggu baju batik sebelum masuk ke ruang penganugerahan. 

Pukul 20.15 akhirnya kami masuk ruangan. Menyaksikan acara dimulai, lalu menunggu pengumuman hasil penjurian.

Rada deg-degan itu berlangsung sejak acara dimulai hingga pengumuman terakhir pemenang lomba film kategori fiksi. Tepat pukul 23 an, film terbaik yang menjadi juara di Festival Film Gunungkidul 2019 itu diumumkan.


Pemberian piala dan uang pembinaan oleh Bupati Gunungkidul kepada tim Indra Production

Gemuruh sorak sorai tamu undangan memenuhi seisi kafe ketika film kami, Caraka Balik diumumkan sebagai film pendek terbaik kategori fiksi. Rasanya kek enggak percaya. 

Ini debut pertama saya bersama Indra Production dalam pembuatan film. Juga pengalaman pertama saya mengedit film dengan aplikasi Adobe Premiere. 

Fullteam Indra Production bersama para artis film Caraka Balik

Dari pengalaman ini saya mendapat pelajaran penting bahwa, "Untuk melahirkan karya yang sempurna enggak cukup hanya mengandalkan otak dan pikiran saja, melainkan harus tahu bagaimana memanfaatkan teknologi untuk memudahkan pekerjaan kita."

Nah, demikian curhat saya yang mungkin kurang berfaedah ini. Ya, karena saya enggak tahu lagi harus dengan apa meluapkan rasa senang ini, selain dengan menulis.

Silakan intip seperti apa film Caraka Balik yang kami buat. Berikut link youtubenya:






Pengalaman Gokil Saat Pertama Kali Bikin Film Pendek


SENONERS - Pernah suatu kali saya pergi ke sebuah rumah sakit. Rada besar rumah sakitnya. Gedugnya da beberapa lantai dan lahannya luas banget.

Sehingga untuk menaik turunkan pasien antar laintai pun harus dilakukan dengan bantuan lift. Enggak bisa bayangin juga kalau petugas RS naik turun lantai mendorong pasien melalui ramp. Bisa gempor beneran.

Memang enggak ada yang spesial dengan lift, hanya sempat kepikiran aja, apa bedanya lift di RS, di hotel yang biasa dibakai untuk menaik turunkan orang dengan lift barang.
Sumber gambar: pixabay


Karena sempat baca-baca dan pernah lihat di youtube ternyata ada lift khusus untuk menaik turunkan barang. Biasanya dipasang di gedung-gedung bertingkat.

Sekilas sih kelihatan banget bedanya. Lift di hotel dan rumah sakit cenderung tertutup, sedangkan lift untuk barang kelihatan terbuka.

Bahkan biasanya lift untuk barang terlihat berada di luar ruangan. Berbeda sekali dengan lift untuk orang.
Rasa penasaran itu lagi-lagi membuat saya bertanya-tanya. Apakah vendornya sama antara lift untuk manusia dengan lift untuk barang?

Nah ini, saya langsung cari infonya di Google. mungkin ada yang heran, ngapain saya nyari-nyari info kek beginian. Kayak kurang kerjaan aja.

Saya tuh kalau sudah penasaran, rasanya harus segera diobati. Minimal dengan mencari tahu info terkait agar berkurang rasa penasaranya.

Iya, kek pas penasaran sama aplikasi editing video. Akhirya saya cobain beberapa aplikasi yang direkomendasikan di sebuah artikel yang saya baca.

Nah, ternyata ada yang namanya Bengkel Cargo Lift bibalik penyedia lift angkuran barang tersebut.
Ternyata perusahaan ini memang sudah sering menangani pembuatan, pemasangan, dan servis lift barang. Bahkan informasinya perusahaan ini sudah mampu melayani pesanan dari seluruh wilayan Indonesia.

Jadi, biasanya ketika klien hendak memesan lift barang untuk dipasang di gedung miliknya, mereka akan menggambarkan seperti apa lift yang mereka inginkan. Kemudian team Bengkel Cargo Lift akan merancang dan merealisasikan sesuai dengan pesanan klien.

Salah satu kelebihan dari perusahaan ini adalah selalu menjaga kualitas. Jadi enggak sembarangan bikin lift da nasal pasang. Namun, benar-benar memperhatikan kepuasan pelanggan sebagai jaminan kualitas.

Bukan hanya itu, perusahaan ini juga memberikan garansi 1 tahun sebagai jaminan atas pekerjaan yang mereka lakukan. Jadi klien enggak perlu khawatir ketika lift mereka mengalami kerusakan atau butuh perawatan.

Teams Warta Bengkel Cargo Lift News menjadi salah satu center dalam menyebarkan informasi terkait layanan perusahaan tersebut. Mereka selalu siap mempublikasikan informasi ulasan tentang berbagai hal melalui media website yang mereka miliki.

Enggak heran kalau layanan dari perusahaan Bengkel Cargo Lift ini bisa tersebar sampai ke seluruh wilayah Indonesia.

Sekarang saya sudah enggak penasaran lagi tentang lift yang ada di hotel dan lift barang. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda meskipun prinsip pemakaiannya sama.

Jadi pengin kerja di rumah sakit yang ad lift-nya. Ehem!

x

Penasaran Sama Lift Cargo


Apa itu aortic stenosis? Menurut hellosehat.com stenosis aorta adalah gangguan pada pembukaan katup aorta jantung yang tidak terbuka secara penuh atau menyempit. 
Hal ini akan membuat aliran darah dari jantung tidak lancar. Ketika seseorang yang mengalami stenosis aorta, jantungnya dipaksa bekerja lebih keras untuk memompa darah melalui katup yang pembukaannya sempit. 
Akibatnya jantungnya akan semakin besar dan lemah. Inilah yang dapat membahayakan nyawa penderitanya.
Stenosis aorta adalah hal yang umum. Penyakit ini dapat dikontrol dengan mengurangi faktor-faktor risikonya. 
Sumber gambar: heart.org

Apa saja tanda dan gejala dari penyakit ini? terdapat beberapa tanda-tanda dari stenosis aorta dapat tidak terlihat di fase awal. Ketika katup menjadi lebih kecil, aliran darah akan menurun dan memicu gejala seperti:
1.      Napas pendek
Hal ini disebabkan oleh penghambatan aliran darah di jantung yang membawa oksigen.
2.      Sakit pada dada yang menyebar ke lengan dan tenggorokan
3.      Merasa lelah
4.      Takikardia.
Dilansir dari honestdocs.com gejala ini merupakan hambatan aliran darah akibat penyempitan katup jantung menyebabkan otot jantung berkontraksi untuk memompa darah melewati lubang yang sempit hingga detak jantung menjadi lebih cepat.
5.      Masalah pernapasan selama berolahraga dapat berkembang menjadi masalah pernapasan saat beristirahat.
6.      Detak jantung cepat.
Lalu apa penyebabnya stenosis aorta? Penyebab stenosis aorta adalah menyempitnya katup aorta. Ada beberapa faktor-faktor yang menyebabkan sempitnya katup aorta. Faktor tersebut antara lain sebagai berikut.
1.      Demam rematik
Salah satu komplikasi dari demam rematik adalah menyebabkan luka jaringan yang berkembang pada katup aorta. Luka jaringan dapat menyempitkan katup dan membuat tumpukan deposit kalsium lebih mudah.
2.      Tumpukan kalsium pada katup
Katup aorta dapat mengumpulkan deposit kalsium dari darah. Tumpukan kalsium akan menyebabkan katup aorta mengeras dan kaku, yang memicu penyempitan katup. 
Penumpukan kalsium di katup aorta disebabkan oleh proses penuaan. Penyempitan katup membuat katup menjadi kaku dan tidak dapat memompa darah dengan baik.
3.      Cacat jantung bawaan
Terdapat beberapa anak yang dilakurkan dengan katup aorta yang tidak terbentu dengan sempurna. Katup aorta yang cacat kemungkinan hanya memiliki satu helai penutup (unicuspid), dua helai penutup (bicusbid), dan empat helai penutup (quardricuspid). Hal ini tidak menimbulkan masalah hingga tumbuh dewasa.
Menurut honesdoc.com terdapat beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan penyakit stenosis aorta antara lain:
1.      Faktor usia
Penyakit ini sering ditemukan pada usia sekitar enam puluh lima tahun hingga tujuh puluh lima tahun.
2.      Kolesterol
Kolesterol tinggi menimbulkan peningkatan pada pembuluh darah. Risikonya adalah timbulnya pengumpalan darah.
3.      Tekanan darah tinggi
Tekanan darah tinggi mengganggu sirkulasi darah dan menyebabkan meningkatnya stenosis aorta.
4.      Gaya hidup
Kebiasaan merokok dapat menimbulkan risiko kerusakan jaringan di sel paru-paru dan jantung.
Bagaimana dengan penanganan pada stenosis aorta? Pada kasus berat diperlukan operasi berupa pemasangan katup pengganti atau valve replacement. 
Pada usia anak-anak dapat dilakukan ballon valvuplasty. Teknik ini dilakukan dengan cara memasang kateter yang dimasukkan ke dalam katup lalu digelembungkan untuk membuka lubang katup yang sempit. 
Pada penyakit ini memperbaiki gaya hidup adalah hal yang penting untuk mencegah kambuhnya penyakit. Penanganan di rumah dapat seperti diet garam, menghindari makanan berlemak, dan tidak merokok.
Itulah hal-hal yang dapat kamu ketahui tentang penyakit ini. Stenosis aorta adalah penyakit yang cukup berat dan butuh penanganan dari dokter. Segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala atau bahkan positif menderita penyakit ini. 


Stenosis Aorta adalah Penyakit Berat yang Harung Diketahui